Kasus Maple Leaf Company


PROBLEM ISSUE

Maple Leaf Foods Inc adalah perusahaan pengolahan makanan terkemuka yang berkantor pusat di Toronto, Kanada. Perusahaan ini mempekerjakan sekitar 24.000 orang di seluruh Kanada, Amerika Serikat, Eropa dan Asia. Pada tahun 2008 perusahaan yang berbasis di Toronto mencatat penjualan sebesar $ 5,2 miliar. Maple Leaf Foods membanggakan diri pada komitmennya untuk keamanan pangan, menyatakan bahwa fasilitas pengolahan daging telah diperiksa dan memenuhi standar tertinggi untuk keamanan pangan di Kanada. Selanjutnya, organisasi publik ini mengklaim bahwa itu kompatibel dengan sistem keamanan pangan, Hazard Analysis Critical Control Points (HACCP), yang diakui sebagai standar emas di seluruh dunia.

Selama musim panas 2008, Food Inspection Agency Kanada dan Dinas Kesehatan Masyarakat Kanada mengidentifikasi strain L. monocytogenes (listeria) di Maple Leaf produk Foods. Hal ini menyebabkan penarikan dari 243 jenis siap-untuk-makan produk daging. Komitmen Maple Leaf Foods untuk prosedur keamanan pangan yang ketat gagal mengidentifikasi strain bakteri L. monocytogenes yang menyebabkan kematian 21 Kanada. Konsumsi makanan yang terkontaminasi L. monocytogenes dapat menyebabkan Listeriosis, penyakit langka yang disebabkan oleh makan makanan yang terkontaminasi dengan bakteri yang disebut Listeria. Gejalanya meliputi demam, nyeri otot dan gejala terkadang gastrointestinal seperti mual dan diare. Dalam bentuk yang lebih parah, gejala ini juga mencakup kolaps, dan syok. Infeksi selama kehamilan dapat menyebabkan kelahiran prematur (aborsi), infeksi pada bayi baru lahir, dan bayi lahir.


Silahkan donlot papernya di

SOLUSI BISNIS

Disini kami menawarkan solusi-solusi bisnis yang berkaitan dengan Ethics pada bisnis dan BCCM (Business Continuity and Crisis Management). Untuk membentuk solusi tersebut kami menggunakan Metode Harvard Business Analysis, yaitu suatu metode penyelesaian masalah menggunakan 6 step analisis. Keenam step itu adalah Problem issue, Environmental scanning, Alternative courses of actions, Key success factor, Selection of best alternative, dan Conclusion.


Keberlangsungan bisnis telah didefenisikan sebagai ketersediaan sumber daya kunci yang mendukung fungsi bisnis penting. Dalam konteks tersebut Business Continuity menyediakan ketersediaan proses dan sumber daya dalam rangka memastikan tercapainya tujuan yang penting. Sebuah Business Continuity Plan mendefenisikan siapa, apa, dimana, kapan, dan bagaimana menanggapi ancaman potensial. dalam konteks Business Continuity, gangguan yang lebih kecil  dan ancaman dapat mengambil tempat yang sesuai dengan kemampuan dan sumber daya organisasi sehingga dapat menjadi sebuah ancaman potensial dan menimbulkan kondisi krisis. Crisis Management adalah mekanisme yang digunakan ungtuk mengangani ancaman seperti ini, sebuah rencana manajemen krisis ini disebut sebagai rencana darurat (contingency plan) yang berperan untuk mengurangi resiko kerugian dan menghadapi kondisi yang tak terduga. Business Continuity and Crisis Management berperan untuk memastikan usaha atau bagian-bagian dari bisnis yang terkena dampak akibat kondisi krisis dapat dikembalikan pada keaadaan sebelum krisis.



note: under construction

MM 27 Maranatha

MM 27 Maranatha merupakan mahasiswa-mahasiswa program Magister Manajemen angkatan ke-27 di Universitas Kristen Maranatha Bandung. MM 27 Maranatha berjumlah 18 orang mahasiswa, yaitu:

No NIM Nama
1 1253003 Nurhasanah
2 1253004 Margaretha Sitompul
3 1253018 Eru Kurniawan
4 1253019 Michael Yuda Yermia
5 1253020 Kris Samuel
6 1253021 Derra Parindra
7 1253022 Yodi Vicky
8 1253023 Rizky Franciska
9 1253024 Pia Sadora
10 1253025 Febriand Charineizar
11 1253026 Ayu Ratna Nengsih
12 1253027 Meta F Kurniawan
13 1253028 Huang Lan Qiu
14 1253029 Grady Suryanto
15 1253032 Virza Utama
16 1253033 Febby Christian
17 1253034 Ni Putu Nindya Amelia
18 1253035 Syarief M. Andriansyah

Masing-masing mahasiswa berasal dari background yang berbeda-beda dan memiliki atau menghasilkan kompetensi untuk melihat suatu bisnis dari sudut pandang yang beragam.

e-mail: mm27maranatha@gmail.com