Disini kami menawarkan solusi-solusi bisnis yang berkaitan dengan Ethics pada bisnis dan BCCM (Business Continuity and Crisis Management). Untuk membentuk solusi tersebut kami menggunakan Metode Harvard Business Analysis, yaitu suatu metode penyelesaian masalah menggunakan 6 step analisis. Keenam step itu adalah Problem issue, Environmental scanning, Alternative courses of actions, Key success factor, Selection of best alternative, dan Conclusion.
Keberlangsungan bisnis telah didefenisikan sebagai ketersediaan sumber daya kunci yang mendukung fungsi bisnis penting. Dalam konteks tersebut Business Continuity menyediakan ketersediaan proses dan sumber daya dalam rangka memastikan tercapainya tujuan yang penting. Sebuah Business Continuity Plan mendefenisikan siapa, apa, dimana, kapan, dan bagaimana menanggapi ancaman potensial. dalam konteks Business Continuity, gangguan yang lebih kecil dan ancaman dapat mengambil tempat yang sesuai dengan kemampuan dan sumber daya organisasi sehingga dapat menjadi sebuah ancaman potensial dan menimbulkan kondisi krisis. Crisis Management adalah mekanisme yang digunakan ungtuk mengangani ancaman seperti ini, sebuah rencana manajemen krisis ini disebut sebagai rencana darurat (contingency plan) yang berperan untuk mengurangi resiko kerugian dan menghadapi kondisi yang tak terduga. Business Continuity and Crisis Management berperan untuk memastikan usaha atau bagian-bagian dari bisnis yang terkena dampak akibat kondisi krisis dapat dikembalikan pada keaadaan sebelum krisis.
note: under construction
No comments:
Post a Comment